Blog

Bubur Organik MPASI

Bubur Organik MPASI – Memberikan MPASI atau makanan pengganti ASI untuk si kecil adalah hal yang penting untuk dilakukan. Terlebih lagi jika si kecil sudah mulai menginjak usia lebih dari 6 bulan. Pada usia tersebut, si kecil akan membutuhkan nutrisi lebih untuk membantu pertumbuhannya. Nutrisi tambahan tersebut akan tidak cukup jika hanya didapatkan dari asi saja. Itulah mengapa diperlukan nutrisi dari sumber lain berupa makanan untuk si kecil.

Bubur Organik MPASI

Nutrisi tersebut dalam bentuk MPASI atau makanan pendamping asi yang juga sering berupa bubur bayi. Bubur bayi tersebut terbuat dari beberapa bahan dengan nutrisi yang bagus dan juga memiliki tekstur yang lembut. Hal ini penting karena pada awal pengenalan MPASI, si kecil pasti akan bingung atau kaget dengan makanan baru yang dikonsumsinya.

Semakin bertambahnya umur maka cara untuk memenuhi kebutuhan makanan pendamping asi si kecil juga harus semakin diperhatikan. Misalnya ketika si kecil sudah berusia 10 bulan. Ibu harus lebih memperhatikan frekuensi untuk makan si kecil. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemberian MPASI Bayi 10 Bulan

  1. Memperkenalkan lebih banyak jenis makanan

Pada usia 10 bulan Anda sudah bisa mulai mengenalkan si kecil dengan berbagai jenis bahan makanan. Seperti berbagai jenis sayuran, buah-buahan, yoghurt, biji-bijian hingga daging. Dengan memperkenalkan semakin banyak jenis makanan maka nantinya si kecil juga akan lebih mudah untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan karena sudah familier dengan rasanya.

Akan tetapi perlu diperhatikan juga untuk frekuensi pemberian buburnya. Hindari untuk memberikan berbagai jenis bubur dalam satu hari. Tujuannya agar si kecil benar-benar mengetahui rasa dan juga tekstur makanan tersebut. Anda bisa menggunakan jenis makanan yang sama untuk beberapa kali. Jika si kecil sudah bosan atau tidak mau makan lagi, Anda bisa mencoba untuk menggunakan makanan kesukaannya atau bubur organik MPASI bayi dengan rasa yang baru.

  1. Memberikan potongan makanan yang lebih tebal

Pada usia 10 bulan, si kecil sudah pasti memiliki beberapa gigi yang mulai tumbuh. Untuk membantu meningkatkan stimulasi mengunyahnya, Anda bisa menggunakan potongan makanan yang lebih besar.

Anda juga bisa menggunakan bubur dengan tekstur yang sedikit lebih kasar. Bahkan Anda bisa mulai memberikan buah secara langsung yang sudah dipotong kecil-kecil. si kecil bisa mulai mencoba untuk mengunyah makanan yang lebih kasar dengan bantuan giginya.

  1. Hindari untuk menggunakan yang meningkatkan risiko bayi tersedak

Walaupun Anda memperkenalkan beberapa jenis makanan pada si kecil, akan tetapi penting untuk menghindari makanan yang bisa membuatnya tersedak. Jenis makanan tersebut seperti kismis, kacang-kacangan yang masih keras, popcorn, permen keras atau buah anggur. Perlu diperhatikan walaupun si kecil sudah memiliki gigi, bukan berarti si kecil bisa mengolah makanan keras dengan baik.

  1. Membiarkan si kecil untuk makan sendiri

Pada usia 10 bulan, biasanya sistem motorik si kecil sudah mulai berkembang. Hal tersebut ditandai dengan si kecil yang mulai bisa untuk menggenggam sesuatu. Tanda tersebut bisa Anda jadikan cara untuk mulai mengajari si kecil belajar untuk makan sendiri. Tujuannya juga membantu untuk meningkatkan kemampuan koordinasinya. Caranya Anda bisa mencoba untuk membiarkan si kecil memakan finger foodnya sendiri. Anda juga bisa mencoba untuk memberikan si kecil sendok sendiri dan biar si kecil mencoba untuk menyuapkannya sendiri.

Akan tetapi hal ini terkadang justru dihindari ibu karena sudah pasti menimbulkan kerepotan untuk Anda. Mulai dari makanan yang berceceran ke lantai, si kecil yang kotor karena makanannya hingga makanan yang justru menjadi media bermain untuk si kecil. Anda bisa tetap mencoba agar si kecil makan sendiri karena terkadang si kecil akan lebih tertarik dengan makanannya.

  1. Perhatikan frekuensi dan juga jumlah MPASI yang diberikan

Semakin bertambahnya usia si kecil, Anda juga bisa menambahkan frekuensi makannya. Biasanya si kecil yang sudah berusia 10 bulan akan makan sebanyak 3 kali dalam sehari. Selain itu juga ditambahkan makanan selingan seperti buah segar sebanyak 2 kali sehari. Jangan lupa untuk tetap memberikannya asi. Sedangkan untuk ukuran atau banyaknya jumlahnya, Anda bisa menyiapkan bubur organik MPASI sebanyak sekitar ¾ mangkuk dengan ukuran 250 ml.

  1. Perhatikan cara penyimpanannya

Jika Anda menggunakan bahan bubur berupa daging atau ikan, maka pastikan untuk menyimpannya menggunakan wadah yang tertutup rapat. Jika Anda menggunakan bubur sendiri atau puree yang dibekukan pada lemari es pastikan jika bubur tersebut bisa segera dikonsumsi oleh si kecil. Hindari untuk tetap menyimpan dan juga menggunakan bubur kembali yang sudah keluar dari lemari es selama dua jam.

Tanda si Kecil Masih Lapar atau Sudah Kenyang

Memberikan MPASI untuk si kecil ketika masih awal memang bukan hal yang mudah. Terlebih lagi, Anda tidak mengetahui kapan si kecil masih ingin makan lagi atau sudah kenyang. Oleh karena itu penting untuk Anda memperhatikan beberapa tanda berikut ini:

  1. Memajukan tubuh atau kepala untuk mengambil sendok. Hal ini berarti si kecil ingin untuk makan lagi. Anda bisa mencoba untuk membiarkan si kecil makan sendiri dengan menggunakan sendok.
  2. Selanjutnya si kecil masih membuka mulut. Si kecil berarti masih ingin makan atau sedang lapar sehingga dia mencoba untuk makan dengan cara membuka mulutnya. Anda bisa menyiapkan bubur yang Anda dapatkan dari toko jual bubur organik MPASI.
  3. Selain si kecil suka untuk membuka mulutnya dan juga mencoba untuk mengambil sendok, si kecil juga akan berusaha untuk mengambil makanan yang ada di depannya dan menyuapkannya ke mulut.

Sedangkan jika sudah kenyang, si kecil akan memberikan beberapa tanda berikut ini.

  1. Melepeh makanan yang sudah diberikan. Ketika si kecil merasa kenyang, maka dia akan berusaha untuk melepeh atau mengeluarkan makanan yang Anda suapkan ke mulutnya. Jika si kecil sudah menolak untuk menelan makanannya, Anda bisa menghentikan untuk menyuapinya.
  2. Menutup mulut. Selanjutnya ketika si kecil sudah kenyang, dia juga akan berusaha agar tidak ada makanan yang masuk ke dalam mulutnya. Caranya adalah dengan menutup mulutnya ketika Anda menyuapinya menggunakan sendok.
  3. Terakhir yang juga umum dilakukan ketika si kecil kenyang adalah memalingkan kepalanya. Si kecil akan berusaha untuk tidak makan ketika sudah kenyang.

Contoh Produk Bubur Organik MPASI Halal dan Aman

Salah satu contoh produk bubur organik yang halal dan aman untuk MPASI si kecil adalah bubur organik buatan pabrik ONIC. Brand ini sendiri sudah lama beredar dari tahun 2015 hingga sekarang sehingga amat terbukti kualitasnya dan banyak disukai masyarakat.

Keunggulan bubur bayi organik ONIC antara lain yaitu:

  • Banyak varian rasanya
  • Dijamin halal dan enak
  • Bebas bahan pengawet dan MSG
  • Tidak encer dan terlalu cair
  • Banyak daging dan sayurnya
  • Tersedia kemasan pouch instan yang praktis

Anda pun bisa coba berjualan bubur organik MPASI ONIC dengan buka outlet offline atau secara online. Hubungi sekarang juga untuk info lebih lanjut terkait cara jadi mitra bubur bayi ONIC!

Kontak

Ingin Menjadi Mitra?

Bubur Organik Onic ™ mencari mitra di seluruh Indonesia. Silahkan isi form atau Anda bisa menghubungi kami di :

Phone / WhatsApp : 081230002590
Email : info@buburorganik.co.id

× WhatsApp