Blog

Tips Bayi Tidak Gumoh

Tips Bayi Tidak Gumoh – Gumoh menjadi hal yang sangat wajar untuk seorang bayi. Gumoh adalah ketika si kecil mengeluarkan susu, makanan atau cairan dari dalam mulutnya. Dalam istilah kedokteran, gumoh ini juga disebut dengan refluks. Hal ini sangat wajar terjadi karena kerongkongan si kecil yang belum terbentuk dengan sempurna dan lambungnya yang masih kecil.

Tips Bayi Tidak Gumoh

Gumoh ini biasanya akan hilang ketika si kecil sudah berumur 1 tahun. Pada usia tersebut katup kerongkongan berupa cincin otot sudah bisa berfungsi dengan sebagai mana mestinya. Sehingga makanan yang masuk ke dalam lambung sudah tidak mudah keluar lagi. Gumoh menjadi hal yang sangat normal. Berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadikan bahwa gumoh tersebut normal:

  • Bayi tidak terlihat rewel atau sesak
  • Si kecil tetap ingin makan dan menyusu
  • Si kecil tetap merasa nyaman dan tidak rewel
  • Seiring dengan bertambahnya usia, berat badannya juga tetap bertambah.

Tips Bayi Tidak Gumoh Dengan Beberapa Cara Mudah

Jika si kecil sering gumoh, maka berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar ia tidak sering gumoh lagi.

  • Memberikan ASI atau MPASI secukupnya

Tips bayi tidak gumoh setelah makan adalah dengan menghindari memberinya ASI atau MPASI secara berlebihan. Carayang bisa Anda lakukan pertama adalah dengan memberikan ASI, susu formula atau MPASI dalam jumlah yang sedikit saja namun sering. Hindari untuk memaksa si kecil menghabiskan semua susu atau MPASInya. Anda bisa menggunakan bubur bayi organik yang bisa digunakan walaupun untuk porsi yang kecil. Selain itu usahakan untuk membuat si kecil bersendawa setelah makan atau menyusu.

  • Posisikan kepala si kecil yang tegak saat dan sesudah menyusu

Posisikan agar kepalanya lebih tegak ketika ia sedang makan atau menyusu. Tujuannya agar makanan atau cairan ASI yang sudah masuk ke dalam mulutnya tidak keluar kembali. Anda bisa mencoba untuk mempertahankan posisi tersebut sekitar 20 sampai 30 menit hingga dirasa makanan tidak bisa keluar lagi.

  • Hindari untuk menidurkan si kecil dalam keadaan tengkurap setelah minum susu

Tips bayi tidak gumoh setelah menyusu adalah hindari menidurkan si kecil dalam keadaan tengkurap. Hindari untuk segera menidurkan si kecil setelah menyusu atau makan. Anda bisa mencoba untuk menggendongnya terlebih dulu sekitar 20 atau 30 menit. Ajaklah berjalan-jalan terlebih dulu untuk membantu makanan atau ASI sudah turun ke dalam lambung dan membuat si kecil lebih merasa nyaman.  Setelah itu baru Anda bisa menidurkannya dengan posisi terlentang. Namun usahakan agar posisi kepalanya sedikit lebih tinggi daripada kaki dan tubuhnya.

  • Memperhatikan ukuran lubang dot

Hal ini terkadang luput untuk diperhatikan ibu. Padahal ukuran dot yang terlalu besar bisa membuat si kecil yang mudah tersedak dan muntah. Dot dengan ukuran yang besar membuat jumlah susu yang keluar juga lebih banyak, hal inilah yang membuat kemungkinan si kecil tersedak lebih besar.

Cara lain yang juga bisa Anda lakukan jika si kecil sering muntah atau gumoh adalah mencoba menggunakan susu sapi. Hal ini bisa Anda lakukan jika si kecil dicurigai terkena intoleransi laktose. Akan tetapi tetap disarankan untuk Anda berkonsultasi pada dokter anak agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan Gumoh Menjadi Berbahaya?

Walaupun gumoh memang wajar terjadi pada bayi, namun Anda tetap harus waspada jika gumoh disertai beberapa gejala seperti di bawah ini:

  • Si kecil terlalu sering muntah dengan jumlah yang cukup banyak.
  • Pada usia 6 bulan sudah mulai gumoh hingga menginjak 1 tahun
  • Berat badan si kecil tidak bertambah atau justru berkurang karena susah atau tidak mau makan dan minum ASI.
  • Si kecil lebih sering rewel, terlihat sesak, lemas dan lebih sering menangis.
  • Si kecil mengalami demam selama beberapa hari setelah atau pada saat muntah.
  • Warna cairan yang keluar dari mulut si kecil berwarna kehijauan, kuning hingga disertai darah.

Jika si kecil gumoh atau muntah disertai beberapa gejala diatas maka biasa saja hal tersebut karena penyakit tertentu. Musalnya seperti alergi pada susu sapi, terdapat penyumbatan pada kerongkongannya, hingga si kecil yang mengalami asam lambung. Segera konsultasikan pada dokter anak untuk mengetahui penyebab gumoh yang terus menerus dan dalam jumlah yang banyak agar segera ditangani dengan tepat.

Selain melakukan beberapa hal diatas untuk membantu agar si kecil tidak mudah gumoh atau muntah, Anda juga bisa menghindari beberapa makanan dibawah ini yang bisa menyebabkan si kecil mudah gumoh. Pola makan ibu yang sembaragan bisa menyebabkan rasa atau hasil ASI yang keluar menjadi berbeda. Hal ini juga menyebabkan si kecil gumoh. Apapun yang Anda makan akan sangat berpengaruh pada hasil ASI karena si kecil juga bisa merasakannya.

Makanan Yang Membuat Si Kecil Mudah Gumoh

  • Makanan pedas

Hampir semua orang memang menyukai makanan yang pedas karena bisa memberikan sensasi yang ketagihan. Namun makanan pedas akan lebih berisiko mengiritasi usus dan perut. Hal inilah jugayang bisa membuat masalah asam lambung pada si kecil muncul setelah minum susu.

  • Jus buah dalam kemasan

Tips bayi tidak gumoh setelah minum ASI selanjutnya adalah dengan menghindari mengonsumsi jus buah dalam kemasan. Ibu yang sedang menyusui lebih baik meminum jus buah yang dibuat dari bahan organik. Hal ini karena jus buah dalam kemasan bisa saja mengandung bahan kimia, pemanis buatan hingga pengawet makanan. Hal ini juga bisa berpengaruh pada hasil ASI yang diminum si kecil sehingga ia akan lebih sering gumoh atau muntah.

  • Kafein

Minuman yang mengandung kafein seperti teh, minuman bersoda atau kopi sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu yang sedang hamil atau menyusui. Hal ini karena bisa mempengaruhi rasa ASI yang dihasilkan. Hal inilah yang membuat si kecil juga lebih sering gumoh.

Gumoh memang sangat wajar terjadi pada bayi. Bahkan juga menjadi bagian dari proses tumbuh kembangnya. Itulah mengapa Anda tidak perlu khawatir saat si kecil gumoh namun tetap tenang dan sehat. Akan tetapi jika dirasa si kecil gumoh dalam jumlah yang berlebihan, disertai gejala dan juga dalam jangka waktu yang lama, maka Anda perlu khawatir. Lebih baik segera periksakan si kecil pada dokter anak agar bisa segera ditangani.

Setelah mengetahui tips bayi tidak gumoh yang bisa Anda coba di rumah tersebut tentunya ibu harus memilih makanan yang baik untuk dikonsumsi. Telah hadir bubur organik Onic yang terbuat dari bahan pilihan.

Dengan menggunakan bubur organik Onic maka bayi jadi dapat dihindarkan dari resiko sering gumoh. Karena bubur ini terbuat dari bahan pilihan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan si kecil sehingga lebih aman.

[Total: 4   Average: 5/5]
Kontak

Ingin Menjadi Mitra?

Bubur Organik Onic ™ mencari mitra di seluruh Indonesia. Silahkan isi form atau Anda bisa menghubungi kami di :

Phone / WhatsApp : 082125243680
Email : info@buburorganik.co.id

× WhatsApp