Blog

Tips Menjemur Bayi yang Benar

Tips Menjemur Bayi yang Benar – Bayi yang dijemur salah satunya agar mendapat vitamin D, sama seperti orang dewasa. Namun, dibalik itu juga ada manfaat lain yang diperoleh jika menjemur bayi yaitu menurunkan tingkat bilirubin. Menjemur si kecil tidak boleh sembarangan sebab bayi masih sangat sensitif dan tubuhnya belum sekuat orang dewasa. Sebaiknya memperhatikan poin-poin berikut ini.

Tips Menjemur Bayi yang Benar

Beberapa Poin Penting Tips Menjemur Bayi yang Benar

  • Jemur di waktu yang tepat

Bayi di jemur di bawah sinar matahari di waktu yang tepat untuk menghindari kepanasan, yaitu jam 07.00 hingga jam 09.00 pagi. Menjemur bayi dilakukan saat sudah muncul cahaya matahari agar si kecil tidak kedinginan. Durasi waktu penjemuran tidak lebih dari 10 menit.

  • Bayi berjemur dengan tetap berpakaian

Tips menjemur bayi yang benar dan aman tidak disarankan dalam keadaan telanjang tanpa satu benang pun di kulitnya. Karena selain kedinginan, hal ini juga menjaga agar bayi tidak merasakan sensasi terbakar. Untuk semua  diterapkan hal ini terutama yang usianya masih di bawah 6 bulan.

Bayi saat dijemur biarkan semua tubuhnya terkena sinar matahari mulai dari bagian depan hingga bagian belakang. Namun, tutuplah mata si kecil agar tidak silau.

  • Jangan jemur di lingkungan berpolusi

Sangat tidak baik menjemur bayi di lingkungan berpolusi,  tetapi bukan tidak boleh menjemur di luar ruangan. Jika memang area tersebut bebas polusi maka silakan saja jemur bayi di situ. Namun jika banyak polusi, akan lebih baik menjemur bayi dalam ruangan.

Misalnya ruangan yang dindingnya terbuat dari kaca transparan. Ruangan yang bening memudahkan cahaya matahari masuk dan lebih hangat serta aman dari polusi. Jangan lupa matikan pendingin ruangan sebelum menjemur bayi.

  • Ketahui tingkat sensitif bayi

Sebelum menjemur alangkah baiknya jika mengetahui dulu apakah bayi tersebut sangat sensitif atau tidak. Sebagian bayi merasa nyaman saat dijemur langsung terkena cahaya matahari. Namun ada juga bayi yang memiliki kulit sangat sensitif sehingga tidak tahan dengan sentuhan langsung sinar matahari.

Jika bayi yang sangat sensitif ini dijemur maka kulit bayi akan timbul bercak merah. Oleh karena itu tidak disarankan untuk dijemur.

  • Bayi prematur tidak boleh dijemur

Tips menjemur bayi yang benar di pagi hari berikutnya ialah tidak menjemur bayi prematur. Jangan langsung bawa dia di bawah sinar matahari. Apalagi minggu pertama kelahiran si kecil,  harus dihindari langsung dari cahaya matahari.

Suhu stabil dibutuhkan oleh bayi prematur agar tubuhnya tetap sehat. Jika dibawa  keluar ruangan yang suhunya berubah-ubah tentu sangat tidak cocok dengan kondisi bayi prematur.

  • Berhati-hati terkena hipertemi

Memang untuk sebagian bayi dengan menjemur bermanfaat meningkatkan suhu tubuh. Meskipun begitu, tidak selalu efek yang diperoleh dari sinar matahari adalah positif. Terutama jika bayi terlalu sering di jemur, malah berisiko mengganggu metabolisme si kecil tersebut. Maka, harus diperhatikan  kapan saja bayi tersebut di jemur.

Misalnya hanya menjemur si kecil beberapa hari saja, 3 hari seminggu ataupun 2 hari seminggu. Bahkan boleh saja menjemur tidak dilakukan secara rutin, karena yang terpenting adalah dampak dari proses penjemuran ini untuk si kecil. Jika terjadi iritasi ataupun keluhan lainnya, segera hentikan penjemuran dan bawa ke dokter untuk pemeriksaan.

Tips Jemur Bayi Sesuai Saran IDAI

Selain tips-tips di atas, pihak Ikatan Dokter Anak Indonesia juga memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh orang tua jika ingin menjemur bayi:

  • Selalu memakaikan baju si kecil

Hal pertama yang dianjurkan oleh para dokter anak di Indonesia untuk menganjurkan orang tua selalu memakaikan baju si kecil.  Jadi seperti yang sudah dijelaskan di atas, jangan menjemur si kecil dalam keadaan telanjang begitu saja. Selain itu, si kecil juga perlu pakai topi sehingga mengurangi paparan matahari langsung ke mata si kecil.

Akan lebih baik lagi jika si kecil juga dioleskan tabir surya sehingga kulitnya sangat terlindungi. Jangan terlalu lama menjemur karena bukan malah berdampak baik untuk kesehatan tetapi malah menjadi dampak negatif bagi tubuhnya.

Sebab tubuh bayi masih sangat sensitif, berbeda dengan orang dewasa yang  bisa lebih dari 30 menit berada di bawah sinar matahari. Sedangkan untuk bayi diusahakan agar durasi di bawah sinar mataharinya seminimal mungkin. Bahkan boleh kurang dari 10 menit saja, tidak perlu berlama-lama sebagai salah satu cara dan tips menjemur bayi yang benar.

  • Gunakan tabir surya resep dokter

Jadi, semua manusia yang berjemur di bawah sinar matahari perlu dioleskan tabir surya untuk melindungi permukaan kulit. Untuk si kecil tabir surya yang digunakan adalah dengan kandungan spf 15 ataupun boleh juga yang lebih dari itu.

Tentu saja jangan menggunakan tabir surya sembarangan, apalagi yang dijual bebas di pasaran yang mungkin saja tidak cocok untuk bayi. Terutama bayi yang masih sangat muda ataupun baru seminggu lahir. Pasti orang tua tidak ingin bayinya kenapa-kenapa kan  jika menggunakan tabir surya. Maka berkonsultasilah dengan dokter agar nanti diberi resep tabir surya yang aman untuk si kecil. Dokter pasti tahu betapa sensitifnya kulit si kecil, makanya harus dijaga dengan baik.

  • Bayi lahir prematur tidak boleh pakai tabir surya

Jika bayi bunda lahirnya prematur terutama untuk yang baru beberapa hari lahir, sangat tidak dianjurkan untuk berjemur. Maka, penggunaan tabir surya pun tidak seharusnya digunakan.

  • Batasi berjemur untuk bayi dengan risiko melanoma

Melanoma adalah keadaan bayi yang kulitnya putih, mukanya berbintik. Melanoma ada juga yang disebabkan penyakit keturunan, sehingga sebelum menjemurnya ketahui dulu riwayat penyakit keluarga.

Jika memang terkena melanoma, maka boleh saja menjemur namun durasinya juga tidak lama. Selain itu, jangan terlalu sering menjemur bayi bahkan tidak masalah jika menjemur dilakukan tidak rutin. Asalkan setiap minggunya bayi terkena cahaya matahari boleh satu hari, dua hari ataupun 3 hari. Maka, jadwalkan dengan baik kapan saja waktu yang tepat bagi si kecil untuk berjemur.

  • Penggunaan tabir surya

Tabir surya untuk di kecil ini dioleskan hanya pada bagian tubuh tertentu yang terkena sinar matahari. Jadi, bukan pada semua bagian tubuh. Boleh juga konsultasikan dengan dokter di bagian tubuh mana saja perlu dioleskan tabir surya ini.

Jika si kecil sudah dipakaikan baju yang tidak tipis, maka tabir surya oleskan saja pada tangan jika tangannya terbuka ataupun di area kaki si kecil.

Jual Bubur Bayi Organik yang Aman dan Bernutrisi

Selain menjemur bayi, Anda juga perlu menjaga kesehatannya dengan asupan bernutrisi. Salah satunya melalui pemberian bubur organik bayi yang bebas MSG dan pengawet. Misalnya lewat produk bubur organik ONIC FOOD.

Kelebihan bubur ini yaitu:

  • Tersedia di seluruh Indonesia lewat 40 outlet yang ada
  • Rasanya dijamin enak dengan rasa yang disukai bayi
  • Tidak cair dan benyek sekali
  • Dilengkapi daging dan sayuran banyak
  • Harga yang terjangkau
  • Dikemas praktis dengan cara persiapan cepat

Nah, inilah semua tips menjemur bayi yang benar serta contoh bubur yang baik bagi bayi. Semoga bermanfaat.

Kontak

Ingin Menjadi Mitra?

Bubur Organik Onic ™ mencari mitra di seluruh Indonesia. Silahkan isi form atau Anda bisa menghubungi kami di :

Phone / WhatsApp : 081230002590
Email : info@buburorganik.co.id

× WhatsApp